Ini Ancaman Keras Pangdam Jaya, Bagi Orang Yang Coba Ganggu Proses Pencoblosan


Nasional.in ~ Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi menegaskan komitmennya membantu kepolisian dalam pengamanan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Bahkan dia memberi peringatan keras dan ancaman bagi siapapun yang berniat merusak jalannya proses demokrasi di DKI Jakarta.

"Apabila ada masyarakat sekelompok tertentu yang mempunyai pemikiran, mempunyai keinginan, untuk menghancurkan Jakarta, akan berhadapan dengan aparat keamanan, akan berhadapan dengan TNI, Polri, dan masyarakat Jakarta yang cinta damai dan cinta aman," katanya di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/4/17).

Dia menegaskan, itu merupakan komitmen bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Komitmen ini dibuat dalam betuk slogan 'Ada Kami, Aman'.

TNI sendiri sudah menyiapkan pasukannya untuk membantu pengamanan pelaksanaan pencoblosan.

"Kodam Jaya telah menyiapkan seluruh pasukan satu TPS. Nanti akan bersama-sama dengan rekan rekan dari Polri, satu TPS satu Polri satu TNI," ucapnya.

Pangdam menerjunkan lebih kurang 15.000 personel TNI untuk pengamanan Pilkada DKI Jakarta. "15.000 prajurit bergabung dengan teman-teman Polri untuk berada di TPS yang ada di Jakarta," jelasnya.

Dia juga meminta masyarakat DKI Jakarta tidak khawatir ketika memberikan hak suaranya di masing-masing TPS.

"Kemudian untuk kegiatan ini tentunya saya mengimbau kepada masyarakat DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih, untuk datang ke TPS, untuk memberikan suaranya, dijamin aman, dijamin damai, sekali lagi kita mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai hak pilih datanglah ke TPS dijamin Aman Dan di jamin Damai," tutupnya

Sumber Berita : Merdeka.com

0 Response to "Ini Ancaman Keras Pangdam Jaya, Bagi Orang Yang Coba Ganggu Proses Pencoblosan"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini