PKB Tetap Tidak Percaya Kadernya Korupsi e-KTP


Nasional ~ Salah satu kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Harmain diduga ikut tersangkut korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.

Sekretaris Jenderal Abdul Kadir Karding mengaku tetap tidak percaya salah satu kadernya  itu ikut dalam skanda korupsi mega proyek e-KTP. Pasalnya, Abdul Malik sendiri telah membantahnya.

"Saya kira kita klarifikasi beliau menyatakan tidak benar, partai enggak ada," ujar Karding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/3).

Anggota Komisi III DPR itu juga mengaku siap jika partai yang dinakodai oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin) diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu dilakukan untuk membuktikan PKB tidak sepeser pun menerima uang dari korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 trilun ini.

"PKB siap untuk diaudit atau dibuktikan di pengadilan untuk kasus e-KTP maupun kasus yang lain," katanya.

Sekadar informasi dalam sidang kasus e-KTP Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut nama kader PKB Abdul Malik Harmain. Dia diduga telah menerima uang sebesar Rp 480 juta.

Sekadar informasi KPK baru menetapkan dua tersangka dari pihak eksekutif, yakni mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.


Sumber Berita : Jawapos.com

0 Response to "PKB Tetap Tidak Percaya Kadernya Korupsi e-KTP"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini