Pengamat: Raja Salman 'Menolak' Salami Ahok, Terlihat Dari Bahasa Tubuh


Nasional ~ Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah, berpendapat, kemeriahan dalam menyambut kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, ternodai oleh kehadiran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal itu disampaikan Amir menanggapi kehadiran Ahok mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pejabat negara lainnya, dalam menyambut kedatangan Raja Salman dan rombongan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (1/3) kemarin.

"Dengan mengikutsertakan Ahok yang berstatus terdakwa penodaan agama, Jokowi telah memunculkan preseden buruk," kata Amir, Kamis (2/3).

Menurut Amir, tidak salah apabila kemudian muncul penilaian dari publik bahwa Jokowi begitu ngotot melindungi terdakwa penodaan agama.

"Jokowi telah memberikan contoh buruk bagi rakyatnya. Lantas bagaimana apabila ke depan ada kepala daerah berstatus terdakwa, apa boleh ikut sambut tamu kenegaraan," ujar Amir.

Amir mengaku, penilaian ini bukan soal senang atau tidak senang Ahok dibawa ikut sambut Raja Salman, tetapi semuanya harus merujuk pada aturan perundang-undangan.

Berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), DKI Jakarta memiliki dua posisi, yakni sebagai daerah otonom dan Ibukota negara.

Dari UU Nomor 29 Tahun 2007 tersebut, Ahok selain sebagai kepala daerah otonom juga menjabat kepala pemerintahan Ibukota. Hal ini diatur dalam Pasal 26-30 UU tersebut.

"Bahwa gubernur DKI juga mempunyai kedudukan protokoler yang antara lain bisa ikut rapat kabinet serta mendampingi presiden menerima tamu kenegaraan. Dengan demkian Ahok tidak salah ikut menyambut Raja Salman," terang Amir.

Meski begitu, lanjut Amir, harus dipahami juga dalam menyambut tamu negara semestinya melihat tata krama hubungan internasional dan diplomatik.

"Karena bisa saja Raja Salman di kemudian hari akan memberikan respon tidak terduga terkait kehadiran terdakwa penodaan agama dalam prosesi penyambutannya. Ini terlihat dari bahasa tubuh penolakan Raja Salman saat bersalaman dengan Ahok," pungkas Amir.


Sumber Berita : Rmol.co

0 Response to "Pengamat: Raja Salman 'Menolak' Salami Ahok, Terlihat Dari Bahasa Tubuh"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini