Nah Loh, Warung Makan Menu Babi Jadi Sepi Pembeli, Usai Tersebar Penyakit MTS


Nasional ~ Merebaknya kasus penyakit  Meningitis Streptococcus Suis (MTS) pada daging babi di kabupaten Badung menyebabkan warung kuliner yang  menjual makanan berbahan dasar babi sepi pembeli.

Seperti di sebuah warung di Jalan Tohpati, Denpasar. Dimana, biasanya warung ini disesaki dengan pembeli, namun setelah beredar ada kabar penyakit MTS tersebut warga sepertinya enggan untuk mengkonsumsi.

Niluh seorang pelayan warung makan babi guling mengatakan, sejak pagi hingga siang hari ini masih sepi. "Biasanya kalau sudah siang seperti ini pasti ramai. Tapi akhir-akhir ini sekarang jadi sepi," ujarnya di Denpasar, Senin (13/3/2017).


Pihaknya mengaku tidak mengetahui adanya penyakit MTS pada daging babi. "Kami tidak tahu kalau ada penyakit yang disebabkan makan daging babi," ungkapnya.

Sepinya pembeli ini juga dirasakan oleh penjual makanan Lawar Babi di jalan WR Supratman. Wayan Kartika mengaku sudah beberapa hari ini warung miliknya sepi pembeli.

"Ya sudah beberapa hari ini warung kami mulai sepi pembeli. Katanya ada orang sakit gara-gara makan babi, isunya seperti itu," katanya.

Pihaknya mengaku makanan yang dibuatnya dipastikan bersih dan matang semua. "Astungkara makanan yang kami jual bersih semuanya dan matang," bebernya.


Sumber Berita : Sindonews.com

0 Response to "Nah Loh, Warung Makan Menu Babi Jadi Sepi Pembeli, Usai Tersebar Penyakit MTS"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini