Artis Mualaf Yang Dipenjara Ini Berkisah Perjalanannya Menemukan Hidayah Lewat Mimpi


Nasional ~ Masih ingat dengan artis Lidya Pratiwi yang tersandung kasus pembunuhan Naek Gonggom Hutagalung yang melibatkan Ibunya Vince Yusuf dan Pamannya Tony Jusuf.

Karena kasus pembunuhan itu, Lidya Pratiwi harus mendekam di Rutan Pondok Bambu sejak 2006 lalu.

Tak banyak yang tahu ternyata sejak tahun 2005 silam Lidya sudah memeluk agama Islam.

Ia mengatakan masuk islam merupakan keinginanya sendiri bukan paksaan orang lain.

Lidya mengungkapkan menjadi mua'allaf bukan karena kasus pembunuhan yang menimpanya.

Tapi kesadaran hati setelah menyadari kebenaran ajaran Islam.

Bahkan Lidya siap berjuang untuk menegakkan keadilan.

“Aku yakin aku nggak bersalah, makanya aku ingin menyampaikan semuanya di pengadilan,” ucap Lidya yang dikutip Grid.ID dari beberapa sumber.

Lidya berharap kasus pembunuhan yang menyeret namanya itu akan tuntas secara hukum.

Dan dia percaya akan keadilan serta Lidya yakin Allah akan menolongnya.

Sebelum memeluk agama Islam, Lidya mengaku pernah mimpi mengunjungi Baitullah (Ka'bah) meskipun dia belum mengenal Islam.

"Aku bermimpi Ka'bah sampai tiga kali, makanya aku yakin Islam adalah agama yang benar," tutup Lidya yang dikutip Grid.ID dari Kompasiana.com.

2 Kali Remisi
Lidya Pratiwi, terpidana kasus pembunuhan, divonis pada tahun 2007.

Ia mendapatkan hukuman tahanan selama 14 tahun di Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Ternyata, selama masa hukuman dari 2007 hingga sekarang Lidya pernah mendapatkan remisi hukuman 2 kali.

Remisi pertama pada saat Idul Fitri 2007 dan remisi kedua pada HUT ke-63 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2008.

Seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com, menurut Suharman, Kepala Rutan Pondok Bambu, Suharham, dari 352 narapidana yang mendapat remisi, Lidya Pratiwi salah seorang di antaranya, dengan mendapatkan remisi dua bulan.

Apa perasaaan Lidya Pratiwi?

"Aku bersyukur banget kepada Tuhan dan berterima kasih kepada pihak Rutan yang menyetujui remisiku selama dua bulan. Ini tahun kedua aku di Rutan," ungkap Lidya seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Lidya juga membantah bahwa dirinya diperlakukan istimewa oleh petugas karena dirinya seorang figur publik.
Semoga Lidya mendapatkan remisi hukuman lagi.

Lidya sendiri sudah bertahun-tahun mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur karena kasus pembunuhan.

Yang memilukan, selama di tahanan, Lidya ternyata sangat jarang dikunjungi keluarganya.
Lidya lebih banyak menghabiskan waktunya tanpa kunjungan siapapun.

Hal ini diungkap salah satu pegawai rutan yang ditemui secara khusus oleh reporter Grid.ID

"Dia jarang dikunjungi, paling Natalan ada beberapa teman yang datang," ungkap pegawai lapas tersebut

Lidya Pratiwi dan ibunya, Vince Yusuf serta Tony Jusuf, sang paman terbukti membunuh model Naek Gonggom Hutagalung.

Naek ditemukan tewas di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara pada 28 April 2006.
Pembunuhan berencana ini diawali dengan perampokan dan Lidya Partiwi sebagai teman dekat korban dijadikan umpan.

Artis yang lahir di Jakarta, 14 Januari 1987 ini divonis hukuman 14 tahun penjara.

Pemain sinetron Ande-Ande Lumut ini merasa tidak terlibat dalam aksi yang dilakukan oleh ibu dan pamannya.

Lidya yang pernah membintangi sinetron Untung Ada Jini ini sempat dipukul keluarga korban.

Akibatnya Lidya sempat dirawat di rumah sakit.


Sumber Berita : Tribunnews.com

1 Response to "Artis Mualaf Yang Dipenjara Ini Berkisah Perjalanannya Menemukan Hidayah Lewat Mimpi"

close
Banner iklan disini