Soal Jokowi Salah Lafadz Hauqolah, Pemikir Islam: Itu Karena Jokowi Lindungi Penista Agama


Nasional ~ Video bertajuk “Live Ambon” yang memuat pidato Presiden Joko Widodo di acara Sidang Tanwir Muhammadiyah di Ambon menjadi polemik. Pasalnya, dalam video yang diunggah di situs Youtube itu Jokowi tampak kesulitan mengucapkan lafadz hauqolah, “La Hawla Wala Quwwata Illa Billah”.

Pengamat dan pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki menilai, salah ucap hauqolah oleh Jokowi tidak lepas dari sikap Jokowi yang terlihat melindungi terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Itu kalimat hauqolah, yang artinya tiada daya dan upaya kecuali dengan bantuan dari Allah. Dalam hal ini Jokowi salah ucap. Rakyat akan melihat ini sebagai buah dari sikap Jokowi sebagai seorang pemimpin yang melindungi penista agama,” tegas Muhammad Ibnu Masduki kepada intelijen (27/02).

Ibnu Masduki menyebut sejumlah tokoh pembela Ahok yang juga salah ucap kalimah-kalimah Islam. Misalnya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang kesulitan mengucapkan ‘Allah Subhanahu Wata’ala’.

“Djan Farid juga kesulitan mengungkap kalimat ‘Nahi Mungkar’ jadi ‘Nahi Mangkur’. Dan Allah akan perlihatkan para pelindung penista terlihat nista di hadapan manusia dan umat Islam,” jelas Ibnu Masduki.

Menurut Ibnu Masduki, salah ucap hauqolah Jokowi telah mempertunjukkan kepada rakyat Indonesia tentang sosok pemimpin Muslim dari kalangan ‘abangan’. “Harusnya Jokowi belajar lagi tentang Islam, terutama bacaan Al Quran,” papar Ibnu Masduki.

Seperti terlihat di video pidato Jokowi, pada detik 34 mantan Wali Kota Solo itu kesulitan mengucapkan kalimat “La Hawla Wala Quwwata Illa Billah”.


Sumber Berita : Intelijen.co.id

4 Responses to "Soal Jokowi Salah Lafadz Hauqolah, Pemikir Islam: Itu Karena Jokowi Lindungi Penista Agama"

  1. Usah hirau salah baca ayat al-Qur'an Jokowi.Kekuatan Jokowi bukan disana. Kekuatan Jokowi ada pada kepercayaan ratusan juta warga NKRI yg berdarah Jawa bhw Jokowi itu satria pinilih mereka yg sdh dipilih Allah swt unt jadi ratu,RI-1,tanpa hrs faseh baca al-Qur'an

    BalasHapus
  2. Ga perlu diributin lah, diakan bkn didikan pesantren, kaum abangan dari jawa, susah kok bhs indonesia, apalagi bhs.arab/quran

    BalasHapus
  3. kalau begitu jangan maksa naik podium dan beri kata sambutan/ pidato. cukup duduk dan mendengar saja. pengucapan nya salah...yaa harus di koreksi . . dan harus di akui itu salah..ini taunya kalian ngebelain... siapa juga yg ngeributin??

    BalasHapus
  4. hy guys ingin nmendapatkan uang jutaan rupiah gak ^^
    ayo segera bergabung dengan saya di F/A/N/S/P/O/K/E/R
    disini hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian semua bisa menang jutaan rupiah lo
    ayo tunggu apa lagi kami tunggu ya pendaftarannya ^^

    BalasHapus

close
Banner iklan disini